Lima Sekawan pergi berkemah di dekat reruntuhan rumah tua. Tetapi benarkah rumah itu tidak ada penghuninya? Soalnya di malam hari Anne mendengar bunyi-bunyian aneh. Waktu ia memberitahu yang lainnya, mereka tidak percaya. Sampai mereka melihat sinar menyeramkan di tengah malam...
Siapa yang tinggal di bangunan aneh di dekat pondok tempat Lima Sekawan berlibur? Penjaganya bilang tidak ada seorang pun di sana, tetapi Lima Sekawan pernah melihat seraut wajah memandang ke luar dari jendelanya...
Kenapa seorang narapidana yang lari dari penjara mengirim suatu pesan rahasia pada Dick? Apakah makna pesan pada kertas yang dilemparkannya itu? Polisi tidak mau tahu - sebab itu Lima Sekawan memutuskan untuk memecahkan misteri ini...
Dengan Hutan Bisikan dan Tebing Tangis-nya, pulau itu betul-betul seram dan... terlarang. Dan Lima Sekawan tidak sengaja terdampar di pulau itu. Di sana mereka menemukan patung-patung yang sangat berharga. Lalu, Dick menemukan pintu rahasia di dinding sumur. Ketika dibuka, wajah-wajah seram dengan mata berkilat menatap mereka...
Apa yang dikerjakan Paman Quentin di Pulau Kirrin? Dia melarang siapa pun datang ke pulau - bahkan juga Lima Sekawan! Tetapi dia tidak sendirian di Pulau Kirrin - ada orang yang mengawasi setiap gerak-geriknya!
George dan Timmy hilang - apakah mereka diculik? Mengapa seseorang masuk ke Pondok Kirrin dan mengobrak-abrik ruang kerja Paman Quentin? Lima Sekawan yakin kedua hal itu pasti ada hubungannya. Tetapi apa? Dan bagaimana mereka dapat memecahkan misteri itu, kalau mereka cuma tinggal bertiga?
George benar-benar jengkel waktu seorang anak perempuan Amerika yang menginap di Pondok Kirrin, harus menyamar sebagai anak laki-laki! Tetapi ini bukan saatnya bagi George untuk merasa iri sebab Berta - anak perempuan Amerika itu - memang sedang bersembunyi dari para penculik, dan hanya Lima Sekawan yang sanggup menjaganya!